Seorang gelandangan di Thailand ini bisa merubah hidupnya berkat kejujurannya.
Berawal dari menemukan sebuah dompet yang diketahui milik seorang designer ternama, Woralop (44), seorang gelandangan kini memiliki penghasilan yang tetap.
Dilansir dari laman Metro, kala itu Woralop menemukan dompet bermerek hermes.
Dengan kondisi yang memprihatinkan, Woralop tercengang ketika melihat isi dalam dompet itu.
Pasalnya, uang jutaan rupiah berada di dalam dompet milik seorang designer itu.
Jumlah uang tersebut sekitar Rp 7,6 juta.
Tak hanya itu, dompet yang ditemukannya di sisi jalan itu juga terdapat sebuah kartu kredit.
Di saku celananya yang lusuh, Woralop hanya menyimpan uang sebesar sembilan bath atau setara dengan Rp3.500.
GG
Bahkan uang yang ada di sakunya itu, tak cukup untuk membeli sesuap nasi.
Dengan kejujurannya, Woralop pun tak mengambil dompet yang ditemukannya itu.
Dia justru pergi ke kantor polisi untuk mengembalikan dompet tersebut.
Polisi kemudian memanggil pemilik dompet, Niity Pongkriangyos (30).
Tak butuh waktu lama, sang pemilik dompet datang ke kantor polisi.
Niity mengaku sangat senang saat dompet miliknya telah ditemukan.
Dia pun takjub terhadap kejujuran dan perbuatan mulia Woralop.
"Aku sangat terkejut ketika polisi memberitahuku ada yang menemukan dompetku. Aku kaget, karena bila aku tak punya uang, aku pasti akan mengambil dompet ini," kata Niity.
Sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Woralop, Niity kemudian menawarinya sebuah pekerjaan.
HH
Selain itu, Waralop pun diberi fasilitas rumah dan gaji sebesar 11 ribu bath atau setara dengan lebih dari Rp 4 juta.
Sebelumnya, Niity telah menghadiahi Woralop dengan memberikan uang sebesar 2 ribu bath atau setara Rp 800 ribu.
Bule Pengemis
Tahun lalu warga Indonesia dihebohkan dengan kehadiran seorang warga negara asing yang menjadi pengemis.
Pria yang diketahui bernama Benjamin Holst ini mendadak diperbincangkan banyak orang karena tertangkap Dinsos Surabaya saat sedang mengemis.
Kondisi bule Jerman ini memang sedikit berbeda dengan orang pada umumnya.
Ia mengidap penyakit kaki gajah, sehingga ia memiliki ukuran kaki yang besar.
Lantas, karena sudah tertangkap petugas dia pun diterbangkan ke ke Kopenhagen, Denmark.
Rupanya, pria berkaca mata ini memang tak semiskin apa yang dipikirkan orang.
Benjamin memiliki tiket pesawat menuju ke Turki dan Denmark setelah petugas menggeledahnya.
Ia juga ternyata memiliki cukup uang untuk berpindah-pindah ke berbagai daerah.
Julukannya sebagai pengemis profesional pun disematkan kepadanya.
Ia sering menggunakan penghasilan dari mengemisnya untuk membiayai gaya hidupnya, pergi berwisata dan berpesta.
Setelah itu lama tak terdengar lagi kabarnya.
Di media sosial Facebook, beredar foto-foto dirinya tengah berada di Malaysia.
Ia sudah berada di Malaysia sejak 2 maret lalu.
Status terakhir akun facebooknya dia bepergian dari Malaysia ke Vietnam dengan caption, "Aku ucapkan selamat tinggal, aku kembali lagi dua minggu lagi, jadi jangan khawatir".
Sebelum meninggalkan Vietnam, Benjamin berfoya-foya di Malaysia.
Seperti yang terlihat di akun facebooknya pada 7 Maret lalu.
"Kembali ke Kuala Lumpur. Semoga hiburan malamnya asyik, beli tiket untuk penerbanganku ke Da Nang", tulisnya dengan gambar menara kembar, Petronas.
(The Coverage)
(The Coverage)
Mahasiswa dari Universitas Nottingham, Lauren Sula, 23 tahun memperingatkan warga lokal melalui grup backpacker Malaysia untuk menjauhi Benjamin Holst.
Dia menderita penyakit langka, kaki gajah atau biasa disebut Macrodysstrophia lipomatosa pada kaki kirinya yang terlihat sangat besar.
"Dia memanfaatkan seluruh orang Asia dengan mengemis, kalian pikir dia memerlukan pertolongan karena kondisi kesehatannya", tulis Lauren.
(The Coverage)
(The Coverage)
Namun di status facebooknya, ia mampu membayar hotel mahal, makan di restoran mewah.
Bahkan, ia juga bis membayar wanita panggilan saat berkunjung ke berbagai negara.
Sehari-hari, ia biasanya mencari tempat yang banyak dilewati banyak orang untuk mengemis.
Sementara pada malam hari ia akan keluar dan menikmati dunia malam.
Banyak yang berpikir dia akan kesulitan berjalan, tetapi ternyata dia bisa berjalan dengan normal, seperti yang diungkapkan saksi mata kepada the coverage.








0 comments:
Post a Comment